Perbedaan Gandasil B Dan D

Perbedaan Gandasil B Dan D

Perbedaan Gandasil B Dan D – Gandasil adalah pupuk hasil produksi PT. Kalatham yang merupakan pupuk majemuk sehingga patut dicoba oleh kamu yang berprofesi sebagai petani untuk memenuhi nutrisi unsur hara pada tanaman baik itu untuk sayuran ataupun buah.

Alasan memilih pupuk Gandasil karena pupuk ini gampang diaplikasikan pada tanaman, harganya yang terjangkau, serta nutrisi berupa unsur hara makro dan mikro yang lengkap sehingga berperan penting dalam tumbuh kembang tanaman di masa awal sampai memasuki masa panen.

Baca Juga : Manfaat daun bidara 

Pupuk Gandasil terdiri dari dua jenis yaitu Gandasil B atau Gandasil Buah dan Gandasil D atau Gandasil Daun. Terus apa perbedaan Gandasil B dan D ? simak penjelasannya di bawah ini agar kamu tidak salah pilih ketika akan memberikan pupuk ini pada tanaman kamu.

Kategori Pupuk

Gandasil B dan D termasuk dalam kategori pupuk daun. Pupuk daun merupakan jenis pupuk yang diaplikasikan pada daun sehingga unsur haranya terserap lewat stomata atau mulut daun.

Baca Juga : Cara Menghitung Dosis Pupuk NPK Pertanaman

Manfaat Pupuk Gandasil B Dan D

Pupuk Gandasil B mempunyai peran sebagai perangsang tumbuhnya bunga dan buah. Adapun Gandasil D merupakan pupuk yang secara umum dipakai pada macam-macam jenis tanaman.

Sesuai dengan namanya, Gandasil B untuk membantu proses tumbuhnya bunga dan buah sedangkan pupuk Gandasil D untuk membantu proses tumbuhnya daun.

Baca Juga : Cara Menggunakan Pupuk Gandasil Daun

Komposisi Pupuk Gandasil B Dan D

Baik pupuk Gandasil B ataupun Gandasil D keduanya adalah pupuk majemuk yang memiliki kandungan nitrogen yang dominan serta fosfor, kalium, dan berbagai unsur mikro dan vitamin yang menunjang komposisi pupuk ini meskipun nutrisi dan vitamin tadi tidak dituliskan secara jelas pada label kemasannya.

Baca Juga : Dosis Pupuk Npk Mutiara Untuk Tanaman Jagung

Untuk lebih jelasnya kamu bisa melihat perbedaan Gandasil B dan D di bawah ini

Gandasil B

  • Nitrogen 6%
  • Fosfor 20%
  • Kalium 30%
  • Magnesium
  • Boron
  • Tembaga
  • Kobal
  • Seng
  • Aneurine
  • Lactoflavine
  • Asam amida nikotinak

Baca Juga : Jenis Pupuk Npk Mutiara Dan Kegunaannya

Gandasil D

  • Nitrogen 20%
  • Fosfor 15%
  • Kalium 15%
  • Magnesium
  • Boron
  • Tembaga
  • Kobal
  • Seng
  • Aneurine
  • Lactoflavine
  • Asam amida nikotinak

Baca Juga : Cara Pakai Pupuk Gandasil D

Cara Memakai Pupuk Gandasil

Pupuk Gandasil B dan D keduanya memiliki takaran yang sama untuk penggunaannya yaitu 10-30 gram per 10 liter air. Aplikasikan pupuk ini pada tanaman kamu dengan interval pemberian 8-10 hari satu kali.

Kamu juga bisa mencampurkan Gandasil dengan pestisida apapun kecuali yang memiliki sifat alkalis (logam) dan juga pelekat pestisida.

Baca Juga : Kegunaan Gandasil D

Untuk penggunaannya ada sedikit perbedaan yang harus kamu perhatikan, yaitu untuk Gandasil B harus diaplikasikan segera ketika tanaman telah memperlihatkan tanda-tanda terbentuknya kuncup bunga. Adapun Gandasil D diaplikasikan pada tanaman kamu ketika tanaman tersebut berada pada permulaan tumbuh.

Tips Dalam Menggunakan Pupuk Gandasil B Dan D

Kamu bisa menggunakan tips di bawah ini ketika akan menggunakan pupuk Gandasil B ataupun Gandasil D.

Lakukan semprotan pupuk pada punggung daun yakni daun yang posisinya menghadap ke bawah. Lakukan pada jam 8-9 pagi atau pada jam 3-4 sore karena di jam tersebut biasanya stomata (mulut daun) sedang dalam posisi terbuka sempurna.

Baca Juga : ZPT Atonik Untuk Cabe

Tidak disarankan untuk melakukan penyemprotan pupuk ketika akan musim hujan ataupun saat cuaca pada hari itu kemungkinan besar akan hujan. Karena air hujan akan menyapu rata pupuk yang ada pada stomata sehingga unsur hara tidak akan diserap dengan sempurna pada tanaman tersebut.

Pakailah alat semprot yang terpisah dari herbisida hal ini dikarenakan larutan herbisida susah untuk dibersihkan.
Tidak boleh mengkombinasikan pupuk pestisida yang memiliki kandungan zat pekat. Alasannya adalah zat pekat tersebut bisa menyebabkan pupuk menempel pada daun serta tidak mampu terserap dengan baik pada tanaman.
Jangan semprot pupuk saat tanaman akan memasuki proses pembungaan atau ketika tunas muda akan keluar hal ini akan menyebabkan bunga rentan untuk mengalami kerontokan serta dapat mematikan tunas muda. Disarankan agar melakukan penyemprotan saat tunas telah memiliki daun yang lumayan tua atau bunga telah terbentuk seperti bakal buah.

Baca Juga : Phonska Plus Vs NPK Mutiara

Harga Gandasil B Dan D

Harga pupuk Gandasil B di pasaran untuk ukuran 500 gram adalah Rp. 36.000. adapun pupuk Gandasil D ukuran 500 gram adalah Rp. 33.000.
Harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu serta bisa terjadi perbedaan harga tergantung wilayah atau kota.

Baca Juga : Perbedaan NPK Mutiara Dan NPK Grower

Demikianlah informasi mengenai perbedaan Gandasil B dan D. semoga bisa menambah wawasan kamu mengenai pupuk yang biasa digunakan oleh para petani. Silahkan share postingan ini jika bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

About Ayomenanam

Check Also

Berikut Ini Merupakan Faktor Yang Menyebabkan Munculnya Wilayah Slum Kecuali

Berikut Ini Merupakan Faktor Yang Menyebabkan Munculnya Wilayah Slum Kecuali

Ayomenanam - Berikut ini merupakan faktor yang menyebabkan munculnya wilayah slum kecuali a. penduduk berpenghasilan rendah b. kondisi rumah tidak memenuhi syarat c. tingkat kriminalitas tinggi d. tidak terjangkau oleh pelayanan kota e. emosi penduduk yang stabil​ Jawaban dari pertanyaan di atas adalah e. emosi penduduk yang stabil​