Bahan Pembuatan Perekat Pestisida

Bahan Pembuatan Perekat Pestisida

Bahan Pembuatan Perekat Pestisida – Perekat pestisida memiliki peran vital dalam pertanian untuk melawan hama dan penyakit tanaman. Ternyata, Anda dapat membuat perekat pestisida sendiri dengan biaya yang terjangkau.

Dengan hanya mengeluarkan kurang lebih Rp 10.000, Anda dapat menghasilkan 2 liter larutan perekat yang sangat efektif. Berikut adalah cara membuat perekat pestisida secara mandiri, seperti dilansir oleh Timenews.co.id dari Youtube@Penyuluh Pertanian Lapangan.

Baca Juga : Keunggulan Herbisida Clipper

Bahan Pembuatan Perekat Pestisida

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

  • Minyak Goreng (360 ml): Pilih minyak goreng biasa sebagai bahan dasar.
  • Kalium Hidroksida (KOH) atau Potasium Hidroksida (64 gram): Dapat ditemukan di toko bahan kimia atau secara online.
  • Air Hujan (50 ml): Air hujan bersifat lunak, ideal untuk pembuatan larutan ini.
  • Wadah (1,6 liter): Sebagai tempat untuk mencampurkan bahan-bahan.
  • Alat Pengaduk (bor atau mixer): Untuk mencampurkan bahan secara merata.
  • Sarung Tangan dan Masker: Untuk perlindungan diri selama proses pembuatan.

Baca Juga : Dosis dan Cara Pemakaian Zorvec

Langkah-langkah Pembuatan

1. Persiapan Bahan

  • Timbang 64 gram KOH dan tambahkan 50 ml air hujan yang sudah dipanaskan hingga mendidih.
  • Aduk hingga KOH terlarut sepenuhnya.

2. Penambahan Minyak Goreng

  • Tambahkan 360 ml minyak goreng ke larutan KOH yang sudah terlarut.
  • Gunakan alat pengaduk (bor atau mixer) untuk mencampur secara merata hingga larutan agak mengental.

Baca Juga : Keunggulan Herbisida Goal 240 EC

3. Pendiaman Selama 3 Hari

  • Tutup larutan dan diamkan selama 3 hari agar konsistensi larutan maksimal.

4. Pengujian Kekentalan

  • Setelah 3 hari, periksa konsistensi larutan. Jika sudah mengental, lanjutkan. Jika belum, diamkan lebih lama.

Baca Juga : Keunggulan Herbisida Lindomin 865 SL Untuk Padi

5. Pengadukan Kedua

  • Aduk larutan secara menyeluruh. Pastikan tidak ada gumpalan yang tertinggal.

6. Pendiaman Selama 1 Hari

  • Tutup larutan dan diamkan selama 1 hari.

7. Pengujian Akhir

  • Periksa larutan untuk memastikan tidak ada padatan lagi.

Baca Juga : Keunggulan Herbisida Loyant 25 EC

8. Penyimpanan

  • Pindahkan larutan ke botol dan simpan. Larutan ini siap digunakan sebagai perekat pestisida.

Dosis Penggunaan

Musim Hujan:

  • 10 ml per liter air untuk daun sulit dibasahi.
  • 4-5 ml per liter air untuk daun yang lebih mudah dibasahi.

Baca Juga : Kegunaan Fungisida Trivia

Musim Kemarau:

  • 2-3 ml per liter air.

Pastikan untuk menguji dosis pada tanaman sebelum penggunaan secara luas. Dengan biaya terjangkau dan bahan yang mudah didapatkan, Anda dapat memiliki perekat pestisida yang efektif untuk melindungi tanaman Anda.

Baca Juga : Fungisida Untuk Tanaman Terong

Demikianlah informasi mengenai Bahan Pembuatan Perekat Pestisida.  Selamat mencoba dan Semoga informasi ini bermanfaat.

About Ayomenanam

Check Also

Penulisan Dimanapun

Penulisan Dimanapun

Penulisan Dimanapun - Bahasa Indonesia adalah kekayaan budaya yang memiliki aturan ketat dalam penulisan, termasuk penggunaan partikel yang sering membingungkan, seperti 'dimanapun', 'dimana pun', atau 'di mana pun'. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dengan seksama aturan penulisan yang benar dan menghilangkan kebingungan seputar kata-kata ini.