30 Jenis Tanaman Apotik Hidup

30 Jenis Tanaman Apotik Hidup

30 Jenis Tanaman Apotik Hidup – Dalam era di mana obat kimia seringkali memiliki efek samping, beberapa ahli menyarankan penggunaan obat herbal sebagai alternatif yang lebih aman dan alami. Obat herbal menjadi sebuah solusi yang tak hanya meredakan penyakit tetapi juga menyembuhkan secara menyeluruh. Salah satu cara untuk memanfaatkan kebaikan alam ini adalah dengan memiliki tanaman apotik hidup di pekarangan rumah. Berikut ini adalah 30 Jenis Tanaman Apotik Hidup

Baca Juga : Cara Menanam Pepaya Agar Tidak Jantan

30 Jenis Tanaman Apotik Hidup

1. Belimbing Wuluh

Belimbing Wuluh terbukti bermanfaat dalam menyembuhkan gusi berdarah, gondongan, rematik, sariawan, sakit gigi, pagel linu, hingga panu. Kombinasi obat batuk dan garam menjadikan tanaman ini pilihan sempurna.

2. Daun Cingcau

Daun cingcau dikenal dapat mengobati sakit perut, hipertensi, demam, dan masalah otot. Khasiatnya mencakup pengobatan tumor ganas, kanker ginjal, anti-radang, vertigo, kolesterol, dan masalah maag kronis.

Baca Juga : Cara Mengatasi Tanaman Terkena Racun Rumput

3. Daun Dewa (Gynura divaricata)

Daun dewa tidak hanya meredakan rasa nyeri, tetapi juga memiliki sifat anti-radang, melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menyembuhkan luka memar. Tanaman ini juga efektif untuk kencing manis, diabetes mellitus, dan membersihkan racun dalam tubuh.

4. Sambiloto

Sambiloto mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni, dan menurunkan panas badan. Selain itu, tanaman ini efektif untuk sakit perut, kencing manis, dan detoksifikasi tubuh. Senyawa kaliumnya memberikan manfaat menurunkan tekanan darah.

Baca Juga : Cara Menyuburkan Tanah Dengan EM4

5. Beluntas

Beluntas dapat meningkatkan nafsu makan, melancarkan pencernaan, menghilangkan bau badan, dan meredakan demam. Tanaman ini juga efektif untuk nyeri tulang, sakit pinggang, dan keputihan. Minyak atsiri dalam daun beluntas memiliki sifat antibakteri yang menakjubkan.

6. Daun Jarak

Daun jarak bermanfaat dalam menyembuhkan gatal-gatal, jamur pada kaki, luka berdarah, serta bengkak akibat terpukul atau terkilir. Hati-hati penggunaan daun jarak, bahkan dapat digunakan sebagai obat pencahar ringan. Minyak biji jarak efektif untuk gangguan pada kulit dan bengkak.

Baca Juga : Agar Buah Kubis Besar

7. Keji Beling

Keji Beling dapat digunakan sebagai obat disentri, diare, batu ginjal, penurun kolesterol, mengatasi gatal akibat ulat atau semut hitam, kencing manis, penyakit liver, ambien, dan masalah maag.

8. Temu Lawak

Temu Lawak memiliki manfaat anti-radang, anti-hepatotoksik, hepatoprotektor, penurun kadar kolesterol, pencahar, peluruh kencing, dan menghilangkan nyeri sendi.

Baca Juga : Kekurangan Padi Inpari 42

9. Kumis Kucing

Kumis Kucing efektif mengobati encok, masuk angin, sembelit, radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, reumatik, dan sebagai antibakteri.

10. Lidah Buaya

Lidah Buaya tak hanya mengobati diabetes mellitus, tetapi juga serangan jantung, radang tenggorokan, ambeien, sembelit, penurun kadar gula darah, penyubur rambut, batuk, radang tenggorokan, salit kepala, pusing, kejang pada anak, kurang gizi, muntah darah, kencing manis, wasir, peluruh haid, luka terpukul, dan luka bakar.

Baca Juga : Jenis Padi Hibrida Yang Paling Unggul

11. Ajeran

Ajeran bukan hanya penurun demam atau minuman penyegar, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antiseptik.

12. Akar Alang

Akar Alang efektif sebagai obat penyakit kencing berdarah, meluruhkan air seni, dan mengatasi penyakit ginjal akut.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Padi Cakrabuana 04

13. Akar Wangi

Minyak akar wangi digunakan sebagai penyadap rasa, mandi tonik, dan obat nyeri otot. Dalam pengobatan herbal, akar wangi berguna sebagai lithotripic untuk melarutkan atau menghancurkan batu ginjal, menghilangkan rasa haus, dan mengobati peradangan serta iritasi jerawat dan perut.

14. Akar Manis

Akar Manis dapat mengobati penyakit batuk, tukak lambung, dan darah tinggi.

Baca Juga : Benih Padi Ciherang 600

15. Alpukat

30 Jenis Tanaman Apotik Hidup selanjutnya adalah Alpukat. Alpukat dikenal dapat mencegah kanker prostat, kanker mulut, dan kanker payudara. Buah ini juga baik untuk kesehatan mata, menurunkan kolesterol, kesehatan jantung, pencegahan stroke, penyerapan gizi yang lebih baik, dan mengatasi hipertensi.

16. Daun Adas (Foeniculum vulgare Miller)

Daun adas berguna sebagai obat batuk, sesak napas, sariawan, haid tidak teratur, batu empedu, dan keracunan jamur atau tumbuhan obat.

Baca Juga : Cara Memasang Mulsa Untuk Tanaman Cabe

17. Adem Ati

Adem ati dapat mengobati radang usus, kencing manis, radang kulit, mencret, luka berdarah, radang payudara, kulit bernanah, dan bisul.

18. Daun Pegagan

Daun Pegagan berperan sebagai pembersih darah alami, peluruh air seni, penurun panas tubuh, menghentikan pendarahan luka, meningkatkan daya ingat, anti-bakteri, tonik, anti-spasmodik, anti-radang, anti-alergi, stimulan, dan pencegah varises serta masalah urat.

Baca Juga : Cara Menanam Buah Naga Stek

19. Daun Tempuyung

Daun Tempuyung menyembuhkan panas tinggi, melancarkan kencing, menghancurkan batu ginjal, menghempiskan bengkak, radang payudarah, wasir, darah tinggi, dan asam urat. Daun tempuyung, meskipun pahit, memiliki sifat mendinginkan.

20. Daun Andong

Daun Andong dapat mengatasi batuk berdarah, urine berdarah, haid berlebihan, diare atau disentri, wasir, luka akibat sengatan binatang berbisa, dan radang gusi.

Baca Juga : Cara Menyetek Pohon Buah

21. Daun Ciplukan

Daun Ciplukan menyembuhkan influenza, sakit tenggorokan, kencing manis (diabetes), paru-paru, penyakit ayan, dan dapat digunakan sebagai obat luar untuk bisul dan borok.

22. Bunga Kenop

Bunga Kenop dapat mengobati asma, batuk, radang mata, sakit kepala, mimpi buruk, dan disentri.

Baca Juga : Cara Menanam Pucuk Merah Tanpa Akar

23. Cempaka Putih

Cempaka Putih berguna untuk mengatasi bau badan, sinusitis, vertigo, perut kembung, keputihan, batuk rejan, dan batuk berdahak.

24. Brotowali

Brotowali dapat mengobati rheumatic arthritis, demam, diabetes, memar, kudis, dan luka. Tanaman ini juga efektif untuk penyakit dalam seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, dan masuk angin.

Baca Juga : Cara Memperbanyak Tanaman Andong

25. Daun Benalu

Daun Benalu berguna untuk mengobati nyeri pinggang, kencing yang tidak lancar, gangguan pada kelenjar prostat, kanker, tumor, amandel, dan gangguan pada organ usus.

26. Daun Ceker Ayam

Daun Ceker Ayam efektif dalam mengobati kanker paru, bronkhitis, radang paru, tonsilitis, batuk, koreng, hepatitis, perut busung, infeksi saluran kencing, tulang patah, reumatik, dan menghilangkan panas dan lembab.

Baca Juga : Keunggulan Cabai TM 999

27. Daun Sisik Naga

Daun Sisik Naga berguna untuk mengobati gondongan, TBC kulit, sakit kuning, sembelit, sakit perut, disentri, kencing nanah, batuk, abses paru-paru, TB paru dengan batuk darah, perdarahan, rematik, keputihan, dan kanker payudara.

28. Daun Patah Tulang

Daun Patah Tulang efektif dalam mengobati sakit lambung, rheumatik, sifilis, nyeri saraf, penyakit kulit, kusta, wasir, tumor atau kanker, tulang patah, sakit gigi, tahi lalat membesar, kutil, tertusuk benda tajam, kapalan, dan keseleo.

Baca Juga : Jenis Cabe Rawit Lokal

29. Biji Mahoni

Biji Mahoni berguna untuk tekanan darah tinggi, kencing manis, kurang napsu makan, rematik, demam, masuk angin, dan ekzema.

30. Daun Jintan

Daun Jintan berperan dalam mengembalikan kekebalan tubuh, mengobati demam, asma, batuk, penyakit ayan, sakit kepala, menyuburkan ASI, mengobati rematik, perut kembung, dan menjaga kebugaran tubuh.

Baca Juga : Bibit Cabai Besar Paling Bagus

Kesimpulan

Dengan keberagaman tanaman apotik hidup yang memberikan khasiat luar biasa, kita dapat menjaga kesehatan tubuh secara alami. Menyertakan tanaman-tanaman ini dalam gaya hidup sehari-hari tidak hanya merawat tubuh tetapi juga menghadirkan keajaiban alam ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami manfaat 30 Jenis Tanaman Apotik Hidup, kita dapat menjadikan mereka sebagai teman sehat alami yang selalu siap membantu kita dalam menjalani hidup yang bermakna.

About Ayomenanam

Check Also

Penulisan Dimanapun

Penulisan Dimanapun

Penulisan Dimanapun - Bahasa Indonesia adalah kekayaan budaya yang memiliki aturan ketat dalam penulisan, termasuk penggunaan partikel yang sering membingungkan, seperti 'dimanapun', 'dimana pun', atau 'di mana pun'. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dengan seksama aturan penulisan yang benar dan menghilangkan kebingungan seputar kata-kata ini.